Hukum Judi Poker Menurut Agama Islam

agen poker online

 

 

 

 

 

Hukum Judi Poker Menurut Agama Islam – Para sahabat sekalian yang disayangi oleh Allah SWT, apakah sahabat mengetahui tentang hukum judi poker? Kita semua tahu bahwa melakukan permainan judi poker entah online maupun offline adalah sebuah hal yang diharamkan oleh agama kita, agama islam. Berbicara mengenai judi poker, apakah para sahabat mengetahui sedikit hal tentang poker?

 

Apa itu kartu poker?

Sebagai informasi, kartu poker atau biasa disebut sebagai remi adalah sejenis permainan kartu yang biasa dimainkan oleh banyak orang mulai dari yang muda hingga yang tua. Jumlah total kartu poker tersebut adalah 54 kartu.

Cara memainkan judi poker online ini pun dinilai cukup mudah. Biasanya, orang-orang akan mengocok kartu poker tersebut dan membaginya secara acak kepada para peserta yang mengikuti permainan. Lalu, kartu-kartu tersebut harus diurutkan dari yang terkecil hingga yang terbesar. Mungkin terdengar asyik bagi sebagian sahabat yang sedang membaca sekarang ini, namun, bagaimana hukum islam dalam memandang permainan ini?

 

Hukum islam dalam bermain poker

Pada dasarnya, terdapat dua poin yang harus kami sampaikan kepada sahabat mengenai hukum judi poker menurut islam. Poin pertama yang perlu kami sampaikan adalah, permainan kartu poker akan menjadi haram atau dosa apabila terdapat unsur-unsur haram ketika melakukan permainan poker tersebut.

Misalnya saja, ketika bermain poker, terdapat dusta, penipuan, perjudian, dan juga para peserta yang ikut akan lupa menunaikan shalat yang seharusnya menjadi kewajiban tiap umat islam. Tidak hanya meninggalkan kewajiban shalat saja, namun apabila para peserta permainan poker lupa akan kewajibannya untuk mencari nafkah bagi keluarganya, maka permainan tersebut diharamkan.

Sejatinya, permainan apapun yang mengandung perjudian di dalamnya, diharamkan oleh agama kita, agama islam. Hanya empat jenis lomba saja yang diperbolehkan untuk menggunakan taruhan. Empat lomba tersebut adalah lomba memanah, pacuan kuda, lomba lari, dan juga pacuan unta. Selain dari keempat lomba tersebut, tidak ada lagi yang lain yang diperbolehkan untuk menggunakan taruhan.

Lalu, bagaimana jika permainan poker yang dilakukan hanyalah untuk bersenang-senang dan tidak mengandung unsur-unsur haram seperti yang disebutkan dalam poin satu?

Mari kita beralih ke poin yang kedua. Mengenai apakah boleh untuk melakukan permainan poker tanpa adanya unsur-unsur haram telah menjadi perdebatan di antara para ulama. Ada beberapa ulama yang memperbolehkan permainan poker atau remi tersebut, namun ada pula beberapa ulama yang tidak memperbolehkan.

Namun, dewasa ini, para ulama yang tergabung dalam Komisi Fatwa Kerajaan Saudi Arabia atau biasa disebut Al Lainah Ad Daimah seperti Syaikh Muhammad bin Sholih Al ‘Utsaimin dan juga Syaikh Dr. Sa’ad bin Nashir Asy Syatsri mengatakan bahwa permainan poker atau remi apapun tujuan dan bentuknya adalah suatu hal yang haram.

Lho, ‘kan sudah tidak ada lagi unsur-unsur haram yang terkandung dalam permainan tersebut? Lalu, kenapa masih saja tetap diharamkan?

 

Mudarat bermain poker

Memang benar bahwa permainan kartu biasanya dimainkan oleh para anak muda untuk menghabiskan waktu luang mereka bersama teman-teman sebaya. Dan memang benar juga bahwa para anak muda tersebut biasanya tidak akan melakukan judi dengan permainan poker mereka dengan alasan-alasan tertentu. Namun, ada kalanya ketika para anak muda ini bermain kartu poker atau remi, mereka akan kebablasan atau kelewatan sehingga menimbulkan berbagai hal yang merugikan satu sama lain.

Hal-hal yang dapat merugikan satu sama lain tersebut adalah ketika permainan poker menjadi memanas dan menimbulkan permusuhan dan saling benci antar para pemain. Yangmana, semua itu hanyalah berawal dari ejekan karena kalah ataupun ketika memilih kartu yang jelek. Kemudian, hal yang merugikan kedua yaitu ketika antara pemain poker mulai saling mencela dan melaknati. Tidak hanya itu, biasanya kata-kata celaan tersebut akan semakin menjurus ke dusta dan sumpah serapah kotor yang tidak patut untuk diucapkan. Lalu yang terakhir yaitu permainan poker dianalogikan dengan hukum dadu dengan model untung-untungan. Sangat ngeri bukan, para sahabat?

Para sahabat sekalian, semoga para sahabat jauh dari segala dosa permainan poker seperti yang telah kami jabarkan di hukum judi poker menurut islam

Tags:

Leave a Reply